27 Mei 2017

Kultur Jaringan


       Kultur jaringan adalah salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif. kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan dengan cara mengisolasi bagian-bagian tanaman seperti mata tunas,daun dan menumbuhkan pada media buatan secara aseptis dan memiliki nutrisi serta zat pengaruh tumbuh dalam wadah yang tertutup dan tembus cahaya. Perinsip kultur jaringan yaitu perbanyakan tanaman melalui bagian-bagian vegetatif dengan menggunakan media buatan yang dilakukan pada tempat yang steril.

Manfat perbanyakan tanaman menggunakan teknik kultur jaringan yaitu :
1Dapat menghasilkan tanaman yang memiliki sifat yang sama.
2Dapat melestarkan sifat dari tanaman induknya.
3Dapat menghasilkan tanaman dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang singkat.
4Untuk melestarikan plasma nutfah.
5Dapat menghasilkan varietas baru melalui rekayasa genetika.
 Menghasilkan tanaman yang bebas dari virus.
                                                
Disamping kelebihan-kelebihan yang dimiliki teknik kultur jaringan namun terdapat kelemahan anatarlain yaitu : 
1Biaya awal untuk memulai teknik kultur jaringan relative tinggi.
 Teknik kultur jaringan hanya mampu dilakukan oleh orang-orang tertentu karena memerlukan keahlian khusus.
3Bibit hasil kultur jaringan memerlukan proses aklimatisasi, karena terbiasa dalam kondisi lembab dan aseptis.

Kultur jaringan memiliki berbagai macam yaitu :
1Kultur embrio, yaitu kultur jaringan yang menggunakan bagian embrio.
2Kultur polen, yaitu kultur jaringan yang menggunakan serbuk sari sebagai eksplannya.
3Kultur kloroplas, yaitu kultur jaringan menggunakan bagian kloroplas.
4Kultur protoplas, yaitu kultur jaringan menggunakan sel jaringan hidup
5 Kultur meristem, yaitu kultur jaringan menggunakan jaringan yang muda meristematik
Kultur anter, yaitu kultur jaringan menggunakan kepala sari sebagai eksplan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar